Sabtu, 31 Agustus 2019

TEORI ATOM

Asal Usul Teori Atom

      Atom adalah dasar untuk segala sesuatu di alam semesta. Padatan terbuat dari atom padat sementara gas memiliki atom yang tersebar. Struktur atom merupakan satuan terkecil dalam materi baik itu berupa benda cair, padat, dan gas.

      Konsep atom pertama kali dikemukakan oleh Democritus. Atom berasal dari kata atomos (dalam bahasa Yunani a = tidak, tomos = dibagi), jadi atom merupakan partikel yang sudah tidak dapat dibagi lagi. Menurut Dalton konsep atom Democritus ini tidak bertentangan dengan Hukum Kekekalan Massa dan Hukum Kekekalan Energi, sehingga Dalton membuat teori tentang atom yang salah satunya adalah materi tersusun atas partikel-partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi.
      Tetapi konsep atom Dalton belum memuaskan para ilmuwan pada masa itu. Ditemukannya elektron, proton, neutron, dan radioaktivitas menyebabkan timbulnya teori baru tentang atom. Mulai dari teori atom Thomson, Rutherford, Bohr, dan Mekanika Kuantum.

Gambar terkaitPerkembangan Teori Atom
  1. Teori Atom Jonh Dalton
  • Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi.
  • Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda.
  • Kelebihan dari teori Dalton ini adalah memulai minat terhadap penelitian mengenai model atom.
  • Kelemahannya adalah tidak menerangkan hubungan lautan senyawa dan daya hantar arus listrik, jika atom merupakan bagian terkecil dari suatu unsure dan tidak dapat dibagi lagi.
    Hasil gambar untuk atom jj thomson

  1. Teori Atom J.J Thomson
    J.J Thomson adalah murid dari John Dalton. Setelah penemuan proton oleh Goldstein di tahun 1886 dan elektron oleh J.J. Thomson di tahun 1897. Kemudian pada tahun 1898 J.J Thomson mengemukakan model atomnya. Model atom Thomson menyatakan bahwa atom berbentuk bulat dimana muatan listrik positif yang tersebar merata dalam atom dinetralkan oleh elektron-elektron yang bermuatan negatif yang berada di antara muatan positif.
    - Kelebihan teori atom Thomson ini adalah membuktikan adanya partikel lain yang bermuatan negatif dalam atom. Berarti atom bukan merupakan bagian terkecil dari suatu unsur. Selain itu juga memastikan bahwa atom tersusun dari partikel yang bermuatan positif dan negatif untuk membentuk atom netral. Juga membuktikan elektron terdapat dalam semua unsur.     - Kelemahannya adalah belum dapat menerangkan bagaimana susunan muatan positif dalam bola dan jumlah elektron


    Hasil gambar untuk atom rutherford
  1. Teori Atom Rutherford
Hasil penelitian Rutherford sekaligus menggantikan model atom Thomson, Rutherford mengajukakan model atom yang menyatakan bahwa atom tersusun dari inti yang bermuatan positif dikelilingi oleh elektron-elektron yang bermuatan negatif, seperti planet mengelilingi matahari.
Kelebihan teori atom Ritherford adalah menyatakan bahwa atom tersusun dari inti atom dan electron yang mengelilingi inti. Kelemahannya, model tersebut tidak dapat menerangkan mengapa electron tidak pernah jatuh ke inti sesuai dengan teori fisika klasik.

  1. Teori Atom Niels Bohr  
    Hasil gambar untuk gambar model atom niels bohr
  • Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif di dalam suatu lintasan.
  • Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke yang lain dengan menyerap atau memancarkan energi sehingga energi elektron atom itu tidak akan berkurang. Jika berpindah lintasan ke lintasan yang lebih tinggi maka elektron akan menyerap energi. Jika beralih ke lintasan yang lebih rendah maka akan memancarkan energi.

         5. Teori Atom Mekanika Kuantum



  • Teori Atom Mekanika Kuantum didasarkan pada dualisme sifat elektron yaitu sebagai gelombang dan sebagai partikel.
  • Menurut de Broglie, cahaya dapat berperilaku sebagai materi dan berperilaku sebagai gelombang (dikenal dengan istilah dualisme gelombang partikel). Menurut Heisenberg, tidak mungkin menentukan kecepatan dan posisi elektron secara bersamaan, tetapi yang dapat ditentukan hanyalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti.
    Erwin Schrodinger mengajukan teori yang disebut teori atom mekanika kuantum ”Kedudukan elektron dalam atom tidak dapat ditentukan dengan pasti yang dapat ditentukan adalah kemungkinan menemukna elektron sebagai fungsi jarak dari inti atom”.
  • Teori Schrodinger dan prinsip ketidakpastian Heisenberg melahirkan model atom mekanika kuantum sebagai berikut:
    1. Posisi elektron dalam atom tidak dapat ditentukan dengan pasti.
    2. Atom mempunyai kulit elektron.
    3. Setiap kulit elektron memiliki subkulit elektron.
    4. Setiap subkulit elektron memiliki sub-sub kulit elektron.

Saya Khusnul Andari dari Prodi Teknologi Pangan 

Sumber 



67 komentar:

  1. Baguss..semangat ..ditunggu postingan selanjutnya

    BalasHapus
  2. Mantep. lanjutin lagi ya blog selanjutnya

    BalasHapus
  3. mantap sekali kak, saya jadi tau tentang atom

    BalasHapus
  4. Terimakasih infonya,sangat bermanfaat,ditunggu next post nya

    BalasHapus
  5. Bismillah jg blogger beneran. Terimakasih sudah membagi ilmunya

    BalasHapus
  6. Keren kak, bermanfaat sekali. Blog nya manteep, ditunggu postingan selanjutnya👍

    BalasHapus
  7. Ujian ku jadi dapat 95 berkat tulisan ini, trimakasih kak 😊

    BalasHapus
  8. Sgt bermanfaat dan membantu terimakasih

    BalasHapus
  9. Sangat bermanfaat. Terimakasih ilmunya

    BalasHapus
  10. Terimakasih ilmu nya, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  11. mantapnyan kau nu #pemudahijrah123

    BalasHapus
  12. Setelah membaca materi ini, nilai ulangan harian ku jdi 95,terima kasih kak

    BalasHapus
  13. Terimakasih sangat membantu 👍👍

    BalasHapus
  14. Kerenn. Ditunggu postingan selanjutnya!!

    BalasHapus
  15. Makasih ya kak ditunggu di postingan selanjutnya ya!

    BalasHapus
  16. sangat bermanfaat, lanjutkan ! ditunggu postingan selanjutnya

    BalasHapus